Amsterdam Travel Guide
Bersepeda dahulu, berjalan kaki kemudian, jangan pernah mengemudi.
Amsterdam adalah salah satu ibu kota paling unik dan memukau di Eropa, dengan arsitektur ramping ikoniknya ke luar dari air, kanal-kanal bersejarah yang dijalin bagai sarang laba-laba, and semangat libertarian yang mendobrak batas. Untuk menjelajahi kota dongeng ini seperti penduduk setempat, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyewa sepeda; lalu memuaskan diri dengan sejarah seni di Rijksmuseum dan Van Gogh Museum, menyusuri jejak sejarah yang memilukan di Anne Frank House, serta tersesat di Pasar Bunga yang penuh warna (Bloemenmarkt) dan jalan-jalan Jordaan yang menawan. Di sepanjang hari, Anda dapat menikmati camilan kentang goreng raksasa dengan saus (Vlaamse friet), Stroopwafel segar berisi karamel, dan bola-bola Bitterballen renyah dengan keju meleleh di samping bir Heineken lokal. Di malam hari, Anda dapat menambahkan Red Light District, kawasan tertua dan penuh kontras di kota ini, atau tur perahu di mana Anda dapat melihat lampu-lampu malam kanal ke dalam rencana perjalanan Anda. Sebagai wisatawan, aturan paling vital yang wajib Anda ketahui adalah bahwa di Amsterdam Anda harus lebih memperhatikan jalur sepeda yang melaju cepat daripada jalur pejalan kaki, "Coffee Shop" menjual ganja legal dan bukan kopi (Anda harus memilih Cafe untuk kopi biasa), tiket online beberapa minggu sebelumnya adalah wajib untuk hampir semua museum, and Anda harus membawa jas hujan untuk menghadapi hujan Atlantik yang bisa turun kapan saja.
Last updated: 2026-07-18
What to know before you go.
Tourist traps, SIM cards, cash vs card, taxis and safety — the city's reality in eight questions.
Menganggap kota ini hanya seputar Red Light District — Jordaan, De Pijp, dan NDSM adalah Amsterdam yang sesungguhnya.
Paket Lebara/KPN dapat dibeli di supermarket; kartu dengan paket roaming UE akan langsung berfungsi.
Aneh tapi nyata: beberapa supermarket hanya menerima kartu debit lokal (Maestro); siapkan sedikit uang tunai.
Uber berfungsi, tetapi ini adalah kota sepeda dan trem; taksi tetap menjadi pilihan yang mewah.
Aman; bahaya yang paling nyata adalah melangkah ke jalur sepeda. Selfie di tepi kanal membuat orang tercebur ke air setiap tahunnya.
Air keran aman diminum dan bersih. Untuk keadaan darurat medis di seluruh kota, Anda harus menghubungi 112.
Transportasi umum menggunakan OV-chipkaart, atau Anda dapat melakukan tap in dan tap out langsung menggunakan kartu kredit/debit nirkontak (OVpay).
Hampir semua orang berbicara bahasa Inggris dengan lancar. Untuk mengucapkan terima kasih dalam bahasa lokal, Anda dapat mengucapkan 'Dank je' atau 'Dank u'.
The city's 24-hour rhythm.
Turn the dial to any hour and it tells you where you should be.
What will it cost me?
Pull the day dial; the estimated per-person cost is calculated instantly.
Figures are per-person daily USD estimates compiled from BudgetYourTrip, Numbeo and recent traveller reports. Flight/ferry tickets not included.
Insider knowledge.
Things you won't find on the first page of a search engine.
Must Do
- Pesan tiket Anne Frank House tepat 6 minggu sebelumnya — online adalah satu-satunya jalur.
- Kelilingi seluruh sabuk kanal dengan sepeda saat matahari terbenam.
- Jelajahi Van Gogh Museum dengan panduan audio.
Avoid These
- Berjalan di jalur sepeda — Anda akan dibel dengan geram.
- Menyewa mobil di pusat kota; tempat parkir nyaris tidak ada.
- Memotret di Red Light District — dibenci, dan ilegal di beberapa jalan.
Tips
- Air keran sangat bagus; tidak perlu membeli air botol.
- Kartu harian GVB mencakup trem, metro, bus, dan jalur malam.
- 'Bruine kroeg' berarti kafe cokelat — bar tua yang autentik; cobalah salah satunya.